Cuma Tulis Prompt, Google Stitch Bisa Bikin Desain Aplikasi

Arwan Prianto Mangidi
0

Membuat desain aplikasi biasanya membutuhkan waktu cukup lama. Mulai dari menentukan layout, warna, halaman, sampai alur pengguna. Tapi sekarang, proses awal desain bisa dibantu oleh AI, salah satunya melalui Google Stitch.

Google Stitch adalah tool dari Google yang dapat membantu membuat rancangan tampilan aplikasi hanya dari instruksi teks atau prompt. Cocok digunakan untuk membuat ide awal, prototype, atau referensi UI sebelum masuk ke tahap pengembangan aplikasi.

1. Mulai dari Ide Aplikasi

Pada halaman awal Stitch, kita cukup menuliskan aplikasi seperti apa yang ingin dibuat. Misalnya:

Buatkan aplikasi monitoring keamanan website dengan dashboard, daftar website, notifikasi security alert, dan detail hasil scan.

Setelah itu, Stitch akan membaca instruksi tersebut dan mulai membuat desain berdasarkan kebutuhan yang kita tuliskan.

2. Desain Langsung Dibuat Otomatis

Setelah prompt dikirim, Stitch langsung menghasilkan beberapa tampilan aplikasi. Pada contoh ini, desain yang dibuat adalah aplikasi Web Security Monitor.

Beberapa halaman yang muncul antara lain dashboard, daftar website yang dipantau, halaman security alert, dan detail hasil scan.

Bagian menariknya, kita tidak perlu mulai dari halaman kosong. Stitch langsung memberi gambaran visual yang bisa dikembangkan lagi.

3. Pilih dan Sesuaikan Halaman

Setelah desain muncul, kita bisa memilih halaman mana yang ingin dilihat atau diperbaiki. Misalnya halaman Security Dashboard, Scan Details, atau Monitored Sites.

Jika hasilnya belum sesuai, kita bisa memberi perintah tambahan seperti:

Buat tampilannya lebih modern.
Tambahkan versi desktop.
Buat chart dashboard lebih menarik.
Tambahkan dark mode.

Jadi, desain bisa terus disesuaikan tanpa harus membuat ulang dari awal.

4. Ekspor Desain

Jika desain sudah cukup sesuai, kita bisa menggunakan fitur Ekspor. Pada menu ekspor, tersedia beberapa pilihan seperti Figma, AI Studio, Netlify, Lovable, Bolt, file .zip, atau salin kode.

Fitur ini berguna agar desain tidak hanya berhenti sebagai gambar, tetapi bisa dilanjutkan ke proses desain lanjutan atau pengembangan aplikasi.

5. Lihat Preview Prototype

Stitch juga menyediakan fitur preview. Dengan tombol play, kita bisa melihat tampilan aplikasi seperti prototype sederhana.

Ini membantu kita mengecek apakah alur halaman sudah nyaman digunakan sebelum aplikasi benar-benar dikembangkan.


Kesimpulan

Google Stitch bisa menjadi alat bantu yang menarik untuk mempercepat proses desain aplikasi. Kita cukup menulis ide, lalu Stitch membantu mengubahnya menjadi tampilan visual.

Bagi developer, tool ini sangat membantu saat membutuhkan referensi UI dengan cepat. Bagi tim, hasil desainnya juga bisa digunakan sebagai bahan diskusi sebelum masuk ke proses coding.

Alurnya sederhana:

Tulis prompt → Generate desain → Pilih halaman → Sesuaikan → Ekspor → Preview

Dengan Google Stitch, ide aplikasi bisa lebih cepat berubah menjadi prototype yang mudah dipahami.


Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)